MENERAPKAN KOMUNIKASI EFEKTIF DI BIDANG KEHUMASAN (BAGIAN 1)
PENGERTIAN KOMUNIKASI
Istilah
komunikasi berasal dari bahasa latin yaitu communicatio
yanng berarti sama makna. Beberapa definisi komunikasi dari beberapa ahli
yaitu:
1.
WILBUR
Schramm
Komuniaksi berarti sama maksudnya,
jika kita mengadakan komunikasi dengan suatu pihk, maka kita menyatakan gagasan
untuk memperoleh kesamaan dengan pihak lain mengenai suatu objek tertentu.
2. William
C. Himstreet
Komunikasi adalah suatau proses
pertukaran informasi antara individu-individu melalui suatu sistem biasa baik
dengan simbol-simbol, sinyal-sinyal, maupun perilku.
3. Kamus
besar bahasa indonesia
Komunikasi adalah pengiriman dan
penerimaan pesan atau berita anata dua orang atau lebih sehinga pesan yang
dimaksud dapat dipahami. Komunikasi juga dapat berarti hubungan, atau kontak.
Dari bebagai definisi diatas dapat disimpulkan bahwa komunikasi adalah suatu proses kegiatan penympaian pesan/informasi yang mengandung arti dari suatu pihak ke pada pihak lain dalam usaha untuk mendapatkan saling pengertian dalam mencapai tujuan tetentu. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tujuan dari komunikasi dalah untuk mendapatkan saling pengertian.
KOMPONEN/UNSUR KOMUNIKASI
1. Komunikator
(communicator), yaitu orang yang
menyampaikan pesan atau informasi. Komunikator dapat berupa perorangan atau
kelompok.
2 Komunikan (communicatee), yaitu rang yang
menerima pesan atau informasi. Komunikator dapat berupa perorangan atau
kelompok.
3. Peesan (message), yaitu berupa berita yang mengandung arti atau inti berita yang disampaikan oleh komunikator kepada komunikan. Dalam proses membuat dan menguraikan pesan dikenal 2 istilah yaitu:
- Encode yaitu proses penghantar atau membuat pesan
- Dekode yaitu proses penerimaan pesan.
4.
Media,
yaitu alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi.
5. Feed back atau umpan balik yaitu
yanggapan dari pihak komunikan terhadap pesan yang disampaiakn oleh
komunikator.
Jenis-jenis respon atau tanggapan
1. Zero
feedback, yaitu respon yang diberikan oleh komunikan tidak dapat dimengerti
oleh komunikator. Respon seperti ini dapat terjadi apabila ada penggunaan
istilah bahasa yag tidak epaham
2. Positive
feedback, yaitu respon yang diberikan oleh komunikan kepada komunikator
bersifat positif, sehingga komunikanbersedia berpartisispasi memenuhi ajakan
komunikator (terjadi daling pengertian).
3. Neutral
feedback, yaitu respon yang tidak memihak, artinya respon yang diberikan oleh
komunikan kepada komunikator tidk mendukung atau menentang
4. Negative
feedback, yaitu respon yang diberikan oleh komunikan kepada komunikator bersifat
merugikan atau memojokkan komunkator.
Suatu komunikasi dapat berlangsung atau terjadi, jika semua unsur komunikasi tersebut melakukan proses komunikasi.
Langkah-langkah proses komunikasi:
- Komunikator menyampaikan pesan atau informasi kepada komunikan
- Komunikator membuat atau menyusun sandi-sandi (encoding) untuk menyatakan maksud dalam bentuk kata-kata atau lambang (gambar, gerakan, warna, atau tulisan)
- Kata-kata atau lambang tersebut disalurkan melalui media
- Komunikasi mengraikan atau menafsirkan lambang-lambang (decoding) yang dikirimkan oleh komunikator sehingga mempunyai makn atau artti.
- Komunikan memberi respon atau tanggapan (feedback) terhadap informasi yang diberikan oleh komunikator sehingga komunikator dapat menganalisis apakah pesan yang dissampaikan sesuai dengan apa yang dimaksud oleh komunikator, karena dalam proses komunikasi dapat terjadi hambatan-hambatan.
FAKTOR-FAKTOR KOMUNIKASI
1. Faktor
Penghambat Keberhasilan Berkomunkasi
Kegagalan dalam berkomunikasi dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu
1. Kurangnya kecakapan berkomunikasi, kurang cakap berbicara, kurang pendengaran. Untuk mengatasinya harus banyak belajar dan berlati
2. Sikap yang kurang tegas, tertutup, tinggi hati.
3. Kurang pengetahuan, agak sulit menyampaikan ide
4. Fisik dan indera komunikator kurang memenuhi persyaratan. Misalnya, kemampuan kurang, semangat kerja kurang, bahasa kurang jelas, pendengaran kurang.
5. Prasangka yang tidak baik, biasanya bersifat negatif
6. Kurang terampil dalam menggunakan alat media, untuk mengatasinya harus banyak berlatih.
7. Penyampaian informasi yang berlebihan karena terlalu banyak penjelasan sehingga mengaburkan maksud yang sebenarnya
8. Komunikasi satu arah yaitu pembicaraan sepihak arena komunikan tidak diberi kesempatan untuk bertanya atau memberi tanggapan sehingga tidak jelas penafsiranya.
9. Penyajian yang verbalis yaitu bila komunikator hanya berbicara saja tanpa menggunakan alat peraga, komuikasi jadi tidak lancar.
2.
Faktor-faktor
penunjang keberhasilan komunikasi dilihat dari sudut komunikator
a. Kecakapan
komunikator
Seorang
komunikator harus dapat menguasai cara-cara untuk menyampaikan ide/gagasan baik
secara lisan maupun tertulis, pandai memilih lambang-lambang komunikasi yang
akan digunakan, ckap dalam membangkitkan minat dan mampu manerik perhatian
komunikan.
b. Sikap
komunikator
Seserang
komunikator dalam menyampaikan informasi harus tegas, terbuka, simpatik, dan
rendah hati untuk membangkkitkan kepercayaan dari komunikan
c. Pengetahuan
omunikator
Seorang
komunikator yang mempunyai wawasan atau pengetahuan yang luas akan lebih mudah
dalam menyampaikan ide/gagasan kepada komunikan.
d. Keadaan
fisik komunikator
Seorang
komunikator yang mmeiliki suara yang jelas, tidak gagap, dan mantap dalam
menyampaikan informasi akan lebih mudah dipahami oleh komunikan.
e. Sistem
sosiaal
Seorang
komunikator harus mampu menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi masyarakat
di manapun dia berbicara. Dengan demikian, komunikator akan mampu memahami
dengan siapa dia berbicara dan bagaimana kebiasaanya.
3.
Faktor-faktor
penunjang keberhaslan komunikasi dilihat dari sudut komunikan
a.
Kecakapan
komunikan
Seorang komunikan harus mempunyai kecakapan dalam mendengarkan, memahami, dan menanggapi pembicaraan agar tujuan komunikasi
dapat dicapai.
b. Sikap
komunikan
Seorang
komunikan harus memiiki sikap perhatian dan simpatikm dalam mendengarkan
informasi dari komunikator
c. Pengetahuan
komunikan
Komunikan
yang memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas akan lebih cepat mengerti dan
memahami informasi yang disampaikan oleh koomunikator.
d. Keadaan
fisik komunikan
Keadaan
fisik komunikan juga mempengaruhi kelancaran dalam penerimaan informasi,
seperti kondisi pendengaran, penglihatan, ataupun indra lainnya.
e.
Sistem
sosial
Komunikan
harus memahami dengan siapa dia berbicara (pimpinan, rean kerja, atau orang
lainnya), memahami materi apa yang dibicarakan serta mmapu menesuaikan diri
dengan komunikator.
Mutyarahma Dayinta ( XI OTKP 3 / 25 )
BalasHapusFatma pramudita (18/ XI otkp 3)
BalasHapusNatalia Christin (XI OTKP 3/26)
BalasHapusMita Rachmawati (24/OTKP 3)
BalasHapusDewi Herawati (10/XI OTKP 3)
BalasHapusArum Monica Putri (XI OTKP 3 /06)
BalasHapusAdhani Anastasya Putri (02/XI OTKP 3)
BalasHapusAngger Hanum Karunia Jati ( XI OTKP 3 / 05 )
BalasHapusDesta Cahyaningrum (XI OTKP 3/09)
BalasHapusNafisa Helen Cyntya (23/XI OTKP 2)
BalasHapusSuci Nurhidayati (XI OTKP 3/33)
BalasHapusErna Tri Wijayanti (XI OTKP 3/15)
BalasHapusAualia Mefrin Zukhrufia (XI OTKP 3/07)
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusDiva Reny Febrananda (XI OTKP 3/12)
BalasHapusNana Nurfelina Sari (24/XI OTKP 2)
BalasHapusElsa zahrani Astuti(XI OTKP 3/14)
BalasHapusravellia ratnaningtyas (XI OTKP 3/31)
BalasHapusAyudya Emi Widiastuti (XI OTKP 3 / 08)
BalasHapusAdelia Luthfi Prameswari (XI OTKP 3/01)
BalasHapusPutri Jasmin Rahma Andani (XI OTKP 3/30)
BalasHapusFani Istufa A (XI OTKP 3/16)
BalasHapusFatika Aulia Romadhoni (XI OTKP 3/17)
BalasHapusMelisa Oktavilia (XI OTKP 3/23)
BalasHapusWanda Nur A (XI OTKP 3/36)
BalasHapusSekar Annisa Rahmadianti (XI OTKP 3/32)
BalasHapusKhofifah Eka Nur Khasanah (XI OTKP 3/21)
BalasHapusSulas indriyaningsih (XI OTKP 3/34)
BalasHapusNovi Anggraeni (XI OTKP 3/28)
BalasHapusLayla Avita Sari(XI OTKP 3/22)
BalasHapusVeronica Milka Setiningtyas (XI OTKP 3/35)
BalasHapusNOVITA MEGA FITRIANI (XI OTKP 3/29)
BalasHapusLia Dwi Handayani (XI OTKP 2/20)
BalasHapusMETA RAHMAWATI (22) XI OTKP 2
BalasHapusFadilah nur rohmah /11otkp2/10
BalasHapusArlinda Khoirunnisa(XI OTKP 2/5)
BalasHapusAnggi Hana Hanifah (XI OTKP 2/3)
BalasHapusIdha Widiati Uswatun Nisa (16) XI OTKP 2
BalasHapusFRISANDRA DANI AULIA PUTRI (12) XI OTKP2
BalasHapusSHEILA SYAHARANI NADILA PUTRI/33/XI OTKP 2
BalasHapusAFISTA CIKHA SAPUTRI 02/ XI OTKP 2
BalasHapusTrisna Saraswati/35/xI OTKP 2
BalasHapusNourma Fauziana (26)/XI OTKP2
BalasHapusMelly Angelina Lubis 21/XI OTKP 2
BalasHapusUmi Hastutiningsih 36/XI OTKP2
BalasHapusRico Erna Dwi Cahyaningrum/30
BalasHapusAfilia Dwi Astuti (1/XI OTKP 2)
BalasHapus